Hasil Riset Beton Ramah Lingkungan Diimplementasikan pada Jalur Pedestrian Kampung Emas Guwosari

Bantul, Guwosari – Hasil riset teknologi beton ramah lingkungan diimplementasikan dalam pembangunan jalur pedestrian sepanjang 200 meter di Kampung Emas Guwosari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan mulai 17 Juni hingga 2 Agustus 2026 sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian untuk mendukung pembangunan infrastruktur permukiman yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, oleh Program Studi S1 Teknik Sipil UNY.

Penerapan teknologi beton ramah lingkungan pada jalur pedestrian tersebut merupakan langkah nyata untuk mempertemukan inovasi akademik dengan kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas aksesibilitas dan kenyamanan pejalan kaki, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh pemanfaatan material konstruksi yang lebih efisien dan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

Ketua Tim Pengabdi, Faqih Ma’arif, menjelaskan bahwa implementasi hasil riset ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan teknologi konstruksi berkelanjutan.

“Penerapan teknologi beton ramah lingkungan pada jalur pedestrian Kampung Emas Guwosari merupakan wujud hilirisasi hasil riset agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Kami berharap jalur pedestrian sepanjang 500-meter ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga sekaligus menjadi model pembangunan infrastruktur lingkungan yang lebih berkelanjutan,” ujar Faqih Ma’arif.

Pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan lokasi, koordinasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat, penerapan teknologi beton, pembangunan jalur pedestrian, serta pemantauan kualitas hasil pekerjaan. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk menumbuhkan rasa memiliki dan meningkatkan keberlanjutan pemanfaatan serta pemeliharaan fasilitas.

Keberadaan jalur pedestrian ini diharapkan dapat menyediakan ruang berjalan kaki yang lebih layak bagi warga, meningkatkan konektivitas di lingkungan Kampung Emas Guwosari, serta mendukung terciptanya kawasan permukiman yang tertata dan ramah bagi seluruh kelompok masyarakat.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Prodi S1 Teknik Sipil ini juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu: SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penerapan hasil riset dan inovasi teknologi material dalam pembangunan infrastruktur lingkungan dan SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui penyediaan jalur pedestrian yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung mobilitas masyarakat.

Melalui implementasi ini, Kampung Emas Guwosari tidak hanya memperoleh manfaat berupa peningkatan kualitas infrastruktur, tetapi juga menjadi lokasi percontohan penerapan hasil riset untuk menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat. Sinergi antara tim pengabdi, masyarakat, dan pemangku kepentingan setempat diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi beton ramah lingkungan pada pembangunan infrastruktur serupa di wilayah lainnya.

Pewarta: FM